Lewati ke konten
Cendekia Muslim Press
Naskah Drama Hutan Astungkara
Fiksi Populer

Naskah Drama Hutan Astungkara

oleh Dr. Een Nurhasanah, S.S., M.A.

Rp90.000

Rp100.000

Hemat 10%
Status
Stok tersedia
Kode
#1765253454
Tanya via WhatsApp

Deskripsi Buku

JUDUL: Naskah Drama Hutan Astungkara

PENULIS: Dr. Een Nurhasanah, S.S., M.A.

Sinopsis

Di tahun 2455, di tengah puncak peradaban teknologi manusia yang telah menguasai luar angkasa namun kehilangan sentuhan dengan esensi spiritual, sebuah anomali muncul: sebuah peta kuno yang memancarkan energi tak terjelaskan, menunjuk ke Hutan Astungkara. Hutan ini, menurut legenda, mampu mengabulkan permintaan, namun menuntut harga yang tak terduga.

Sembilan individu, masing-masing membawa ambisi yang membara, mulai dari miliuner yang haus kekuasaan, fisikawan yang mencari energi tak terbatas, arkeolog yang ingin menulis ulang sejarah, hingga prajurit yang ingin menaklukkan yang tak tertaklukkan, membentuk tim ekspedisi menuju jantung misteri itu.

Perjalanan mereka ke Hutan Astungkara adalah serangkaian ujian yang mengoyak batas-batas logika, fisik, dan mental. Mereka menghadapi medan kuantum yang membingungkan, ilusi yang memanipulasi pikiran, dan entitas penjaga yang menguji niat. Satu per satu, anggota tim terseret ke dalam pusaran keinginan mereka sendiri, terperangkap dalam ilusi yang diciptakan hutan, terhisap oleh keserakahan dan ego mereka.

Melalui lorong-lorong kesabaran, bisikan-bisikan mitologis, hingga inti hutan yang memancarkan kebenaran yang menyakitkan, mereka dipaksa untuk menghadapi diri mereka yang paling rentan. Peta kuno itu bukan hanya penunjuk arah geografis, melainkan instruksi moral, sebuah peringatan: "Astungkara mengabulkan, bagi ia yang rela melepaskan. Namun, yang mencari tanpa memberi, akan menjadi miliknya selamanya."

Akhirnya, hanya beberapa yang tersisa untuk menyaksikan keagungan Pohon Kehidupan dan Batu Keabadian, menyadari bahwa hutan tidak jahat, melainkan seimbang, menuntut kejujuran niat. Mereka yang kembali membawa beban rahasia dan luka kehilangan, bertransformasi menjadi penjaga baru legenda Hutan Astungkara. Mereka menyadari bahwa beberapa keinginan terlalu besar untuk dikabulkan, dan beberapa harta terlalu berharga untuk dilepaskan, mengajarkan pelajaran abadi tentang keseimbangan, pelepasan, dan harga sebuah keinginan.

Buku terkait

SURAT KAKAK PERTAMA -10%

SURAT KAKAK PERTAMA

Izdadur Rahmi, C.STMI., Menjadi kakak pertama berarti belajar kuat sebelum sempat dimengerti., Tentang menjaga adik-adik yang tumbuh dengan tawa dan tangis, tentang cinta orang tua yang kadang hadir dalam bentuk amarah, dan tentang sepi yang sering d...

Rp100.000

Rp90.000

Kumpulan puisi energi cinta -10%

Kumpulan puisi energi cinta

Erni Nurdianti, Buku ini adalah kumpulan puisi yang ditulis oleh seorang individu yang rindu, kejernihan hati. Menyiratkan pengalaman rasa yang dirangkai dengan bahasa cinta dan permainan rima. Perjalanan batin yang tertuang dalam puisi ini harapanny...

Rp60.000

Rp54.000