-10%
Pengenalan Sistem Informasi Geografis untuk Pemula
Rp100.000
Rp90.000
Rp66.900
Rp75.900
Hemat 12%Sebagai pelayan publik ASN dituntut proaktif
mengembangkan kompetensi guna meningkatkan kualitas
pelayanan secara berkesinambungan untuk dapat
menyesuaikan dengan ekpektasi masyarakat. Pendekatan
pembelajaran ini hendaknya dapat mewujudkan peningkatan
kompetensi ASN di tempat kerja.
Pemerintah telah berusaha melakukan perbaikan
kualitas pelayanan, namun seiring perubahan zaman, kemajuan
teknologi, dan tingkat kecerdasan masyarakat semakin besar
harapan masyarakat terhadap kualitas pemerintah. Hal ini
menimbulkan tuntutan dari masyarakat untuk pelayanan yang
sesuai harapan mereka dan dikenal dengan pelayanan prima.
Pemerintah di tuntut bergerak cepat menciptakannya upaya baru untuk perbaikan pelayanan dengan merancang inovasi
untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah.
Salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas
pelayanan dengan meningkatkan kompetensi ASN. Namun
besarnya biaya pengembangan kompetensi yang dibutuhkan
dalam peningkatan kapasitas ASN dan belum efektifnya
pendekatan pengembangan kompetensi selama ini menjadi
bumerang bagi pemerintah sendiri. Berdasarkan kondisi inilah
saya menulis buku ini untuk memberi gambaran kepada setiap
orang yang berkepentingan dengan pengembangan kompetensi
dan berkeinginan meningkatkan kapasitas organisasi melalui
pengembangan SDM agar dapat melaksanakan pengembangan
kompetensi secara mandiri dengan pendekatan model learning
by doing langsung di tempat kerja yang sesuai dengan kondisi
di lapangan.
Berdasarkan hasil penelitian diseratasi saya ditemukan,
sering pengetahuan yang telah diperoleh dari pelatihan belum
dapat diimplementasikan sesuai harapan yang ingin dicapai
organisasi karena pelaksanaan pelatihan hanya melibatkan
beberapa orang ASN saja. Sementara untuk menyamakan
persepsi organisasi diperlukan keterlibatan dan persamaan
persepsi dari seluruh elemen organisasi. Aparatur yang dikirim
pelatihan tidak dapat secara optimal mengimplementasikan
ilmu yang mereka peroleh karena kondisi organisasi yang
kurang mendukung untuk dilakukan perubahan. Ditambah lagi kondisi beberapa organisasi yang langsung berhubungan
dengan masyarakat menuntut pengembangan kompetensi
diadakan dalam organisasi sehingga kegiatan pelayanan
terhadap masyarakat tetap dapat berjalan sebagaimana
mestinya.
Pimpinan organisasi dan sebagian besar ASN
sebenarnya telah memiliki kompetensi bidang tugas
organisasi. Merekalah yang paling memungkinkan untuk
membelajarkan ASN di organisasi masing-masing guna
meningkatkan kapasitas organisasi. Pengembangan kompetensi
yang melibatkan organisasi secara utuh dan di dukungan oleh
seluruh elemen organisasi akan lebih efektif.
Pengembangan kompetensi aparatur tentunya memiliki
pola pembelajaran tersendiri, sesuai dengan situasi dan kondisi
aparatur yang berbeda dengan pola pengembanga kompetensi
formal umumnya. Berdasarkan kondisi kebutuhan organisasi
dan penganggaran pengembangan kompetensi yang ada maka
pengembangan kompetensi melalui pendidikan dalam
organisasi (on the job training) dan pada waktu kegiatan
pelayanan berlangsung
(learning by doing) sangat
memungkinkan untuk dilakukan. Diharapkan, melalui proses
dan pendekatan tersebut pengembangan kompetensi
berlangsung lebih efektif dengan tingkat keberhasilan yang
lebih besar.
-10%
Rp100.000
Rp90.000
-10%
-23%
EEN NURHASANAH, Sastra sebagai Lensa Ekologi: Sebuah Analisis Mendalam atas Persinggungan Budaya dan Krisis Lingkungan mengulas peran strategis sastra dalam membaca, memahami, dan merespons krisis ekologis global. Buku ini membahas bagaimana karya sa...
Rp130.000
Rp100.000
-10%
-23%
Fajar Abdurrachman, S. Sos., Indah Ayu Widiyastuti S. M, Muhammad Febryan Danuaji, S. Kom, Muhammad Rizal, S.M., Affan Dahrul Sanha, S.M., Mela Suryanengsih, S.M., Muhamad Fathur Rachman, S. Ak., Fatwamanda Nurdini, S.Sos., Editor: Dr. Yayan Sudaryan...
Rp130.000
Rp100.000
-11%
Rp90.000
Rp80.000